Page Views

Tampilkan postingan dengan label twitter. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label twitter. Tampilkan semua postingan

Senin, 31 Desember 2012

Telecaster '52 Item Indah

Jadi, kemaren tuh niatnya mau nyari gitar. Dan gue disini gak tau sama sekali mau nyari dimana, setelah nanya sama followers, eh ada yang tau tempatnya studio yang jual gitar gituh. Gara-gara dasarnya gue buta arah, akhirnya gue pun ngajakin Pepi (@febriansyah46) , drummernya @flipflopmlg, eh drummernya @asmerry as cricket juga ding, aduh tuh anak kebanyakan band sih ya, jadi entah sekarang di lubuk hati terdalamnya sebenernya ngebelain band mana. Cuma dia dan tuhan saja yang tau...

Singkat cerita gue dianterin ke studio langganan dia, ANTZ STUDIO. Tempatnya di perempatan cenggerayam, kalo dari arah suhat, kanan jalan, antara mini market sama bengkel. Kalo udah nyampe, gausah bingung, ngedongaklah keatas senantiasa kalian bakal liat tulisan gede "ANTZ" gitu. Naik tangga aja, gausah sewa jetpack kalo mau naik. #krikk

Sampe diatas, inilah pemandangan yang bikin gue mupeng>>>

  
hayoo yang mana hayoo
Berasa di surga, gue pun kalap disitu. Iya, sempet kepikiran sih buat makan tuh gitar mentah-mentah, tapi kan... bukan apa-apa sih, cuman... agak mahal permisah, ntar ngegantiinnya pake duwit siapa cobak? -_-

Nah, disitu langsung tanpa banyak cingcong gue tanya ke mas-masnya yang jaga yang pada akhirnya saya tau kalo dia adalah bassist nya Begundal Lowokwaru sama Gitarisnya RGB Ska.
"mas, yang paling murah yang mana? "
"tele item itu mas, 1,3."
Gue pun langsung pulang ngambil duit DP. Sekian.

Senin, 17 September 2012

Sadarkah kalian (part 2)

5. Sadarkah kalian reply all itu terkadang bikin jengkel?

Iya memang, awalnya akan terlihat berkelas... namun, jika dari 5 orang yang kemention itu yang merespon cuma 1 orang, karena yang 4 lainnya lagi off , senantiasa 4 orang yang lain akan kebingungan ketika mereka ngebuka twitter. Saran?
Janganlah reply all sampe kesemuanya gitu. Udah sih gitu aja.

6. Copas twit orang itu hina!

Mending gausah deh ngelakuin hal2 hina kek gini! Mending lu repost aja twit lo sendiri, dan itu lebih terhormat men!

Misal nih ya, misal lo ngebet banget copas twit orang, seenggaknya kasihlah sumber di akhir twit lo. Gak perlu mensien, sebut aja namanya. Paling gak, lo udah ngehargain orang sob. Cam kan!

Udah sih gitu aja, ngantuk u,u

Jumat, 31 Agustus 2012

Bahasa Indonesia Keilmuan

Bahasa Indonesia Keilmuan
Lutfi Naufali
Psikologi A 2011

Opini tentang Bahasa Indonesia
Seperti yang kita semua ketahui, bahasa adalah media yang mutlak kita butuhkan untuk berkomunikasi.  Dari mulai kita masih bayi, tanpa kita sadari kita sudah bisa satu bahasa, yaitu bahasa ibu, lalu berlanjut ketika kita remaja dan mulai beraktivitas di luar lingkungan rumah, dan mulai mengenal lawan jenis, secara insting kita memahami satu bahasa lagi, tepatnya adalah bahasa tubuh. Semakin tinggi jenjang pendidikan kita, kita kemudian tahu ternyata ada sebuah bahasa yang khusus digunakan oleh orang-orang penyandang tunarungu ataupun tuna wicara, yaitu bahasa isyarat. Seiring berkembangnya kognisi dari setiap individu, berbagai macam bahasa pun tidak terelakkan untuk masuk di otak kita, yang pada akhirnya menjadi semacam “terinstall” secara otomatis. Sedangkan “Bahasa Indonesia” sendiri, adalah bahasa nasional yang digunakan oleh masyarakat di bangsa kita tercinta, yaitu Bangsa Indonesia.

Menurut saya pribadi Bahasa Indonesia sendiri sedang mengalami kemrosotan. Baik dari segi kepopuleran ataupun dari segi  banyaknya variasi dari bahasa Indonesia itu sendiri.

Yang pertama, kepopuleran. Maksud saya dengan kemrosotan kepopuleran dari bahasa Indonesia sendiri dikarenakan bahasa asing yang banyak sekali “masuk” ke media di seluruh penjuru Indonesia. Pengaruh yang paling mendominasi datang dari bahasa inggris. Kenapa bahasa inggris? Karena hampir semua media memakai bahasa inggris untuk mendongkrak kepopuleran mereka. Banyak contohnya, media cetak? media audio visual seperti televisi? musik? semua lebih banyak menggunakan bahasa asing! Kita sebagai masyarakat Indonesia merasa tidak keren atau tidak modern jika menggunakan bahasa kita sendiri. Selain itu juga, jika kita menggunakan bahasa inggris ketika ber-jejaring sosial (misal twitter), kita akan terlihat lebih intelek dihadapan para followers kita. Dan akhirnya? Popularitas kita meningkat.

Menurut saya pribadi, pemecahan masalah ini sebetulnya sederhana, yaitu para panutan masyarakat itu harus lebih sering menggunakan bahasa Indonesia. Saya mengambil sudut pandang dari dunia maya (twitter), misal artis X yang sedang naik daun sering berkicau dengan menggunakan bahasa inggris. lalu, apa yang terjadi? Semua pengagumnya pada akhirnya akan termotivasi untuk meniru artis tersebut. Menurut teori modeling, hal ini sangatlah lumrah terjadi…

Kedua, variasi bahasa Indonesia itu sendiri. Semakin meluasnya jangkauan perkembangan teknologi di Indonesia, masyarakat-masyarakat yang (menurut saya) tidak / belum siap menerima perkembangan ini, mau tidak mau berusaha mengikuti dengan susah payah. Hasilnya? Terciptalah bahasa yang kita sekarang kenal dengan nama BAHASA ALAY. Bahasa yang menggunakan metode mimikri atau menirukan bentuk huruf yang serupa dengan angka dan menggantikannya secara konstan. Sungguh hina sekali.

contoh: AKU SEDANG MEMAKAN JERUK. menjadi: 4kU 53dh4aN6 m3M4kaN j3rUugh.

Ini apa? Ini tulisan apa plat nomer kendaraan? Ini murni sebuah tindakan penghancuran citra bahasa Indonesia. Bagainmana tidak? Kalimat-kalimat seperti tadi itu, sering sekali menjadi Trending Topic World Wide, alias topik terpopuler dunia urutan atas di twitter. Siapa lagi kalau bukan karena ulah Radityadika, sang penulis terkenal dengan jutaan follower itu. Iya mungkin Cuma dipakai untuk sekedar humor atau lelucon, tapi ini parah sekali. Seluruh dunia spontan tahu akan keanehan TTWW yang berasal dari Indonesia tersebut. Bahkan saya sempat membaca salah satu kicauan dari akun berkebangsaan lain seperti: “CAN ANYONE TELL ME WHAT LANGUAGE IS THAT?”. Betapa parahnya itu!!!

Menurut saya, ini adalah suatu tindakan masal yang tanpa disadari oleh pelaku untuk menghancurkan keindahan bahasa kita, yaitu bahasa Indonesia. Benar-benar hancur lebur citra bahasa Indonesia ini di mata semua orang.

Solusinya? Mulailah dari diri kita sendiri… perlahan-lahan mencintai bahasa Indonesia dari lubuk hati yang paling dalam… pelajari lebih lanjut lagi bahasa kita ini, pahami keindahan di setiap katanya… senantiasa dari dalam diri kita akan muncul rasa memiliki, dan akhirnya cinta mati dengan bahasa persatuan kita, bahasa Indonesia. sekian, terimakasih.

Rabu, 15 Agustus 2012

Sadarkah kalian?

1. Sadarkah kalian "retweet" an dari mention yang kalian dapet itu bisa bikin risih follower kalian?

Dapet mention dikit, di "retweet". Sadar gak sih kalian kalo gak semua orang pengen tau sama apa yang kalian bicarakan. KECUALI! Twit konyol, twit pengetahuan, twit quote bijak.

Intinya, bikin follower kalian nyaman sama twit kalian. Gitu sih kata @shitlicious kemaren.

2. Sadarkah kalian akan guna tombol "reply"?

Tombol itu dibikin sama twitter buat dipake guys! Gak cuma buat hiasan!

Apa-apa pake RT kalo nggak quote twit. Iya tau kalo "your twitter your rule", but, pahamilah followermu! Mereka (guwe terutama) kadang juga risih sama twit2 kalian yang pake RT tumpuk-tumpuk gitu. Ketauan norak malah.

Contoh:
@ani RT @budi: RT @ani: RT budi: RT @sulis: aku galau nich

INI APAAAAAAAAH? Can i take of my eyes now? CAN I?

3. Sadarkah kalian bahwa mention tanpa "@" itu lebih mengena dari pada mention pake "@"?

Contoh:
@derp: aku kangen @derpina

Beh, standard banget kesannya! Jih! Lagian si derpina bakalan langsung tau kalo si derp kangen sama doi.

Coba deh bandingin sama contoh di bawah ini

Contoh:
@derp: aku kangen derpina

Beeeeh! Ini nih, si derpina pasti semi-melayang gitu bacanya. Apalagi kalo si derpina lagi gak ada di TL pas si derp ngetwit kek gitu. Bisa aja kan temennya derpina yang follow derp saat itu langsung laporan sama doi? Beh! Like a sir banget!

4. Sadarkah kalian kalo gak semua orang itu peduli sama detil cerita lo?

Karena ketika lo terlalu berlebihan mengungkapkan setiap detil yang ada di cerita lo, si penanya bakalan cuma ngerespon "oh gitu?" "emang iya?" "masa?". Dan esensi dari cerita itu sendiri bakalan ilang. Plus! Bakalan terjadi awkward moment yang cukup parah, atau malah a moment of silence.

Jadi, saran gue. Sampaikan cerita kalian dengan cermat, padat, dan mengena. Katanya anak twitter? Masa gabisa to the point? Lupa kalo twitter cuma nyediain space 140 karakter? ;p

Udah sih gitu aja. Bukannya sok menggurui atau apa. Tapi ini blog gue. PROBLEM?

Minggu, 11 Maret 2012

Kangen Itu Gak Kira-Kira Datengnya

Jam 8 tadi, waktu lagi nganggur-nganggur gaada kerjaan, plus timeline macet, akhirnya gue buka-buka folder masa lalu, daaaaaaaaaaaaaaan? Apa yang gue temuin? INI!!!

momen ini dipersembahkan oleh :'D

Gue liatin terus nih poto... terus gue liatin... ya tuhan, sumpah istilah "a picture worth a thousand word" itu bener banget!

Sambil gue pandang, gue mikir... gue inget banget ini poto diambil di rumahnya si Arbe (yang kanan pake kerudung) pas sebelum adzan magrib. Iya gue inget waktu itu gue lagi nganterin stiker yang mereka beli lewat twitter. Gue dateng jam 12 kalo ga salah, disitu kita ngobrol-ngobrol ngalor-ngidul, ngakak bareng, dan rasan-rasan. Oiya, disitu gue untuk pertama kalinya ngobrol banyak sama kampret, dulu pernah sih ketemu sama dia sekali di kantin sekolah. Btw, tau dong kebiasaan kalo orang baru pertama ketemu tuh kaya gimana? Paling juga salaman, ngobrol sekenanya, seadanya, sambil jaim-jaim gitu. Nah! Kampret satu ini beda! Masa iya baru pertama kali ketemu, dada gue dicubit sampe merah? Gak kurang ajar gimana coba?

Kamis, 02 Februari 2012

Tumblr Saya

Nah, dikarenakan saya sudah capek puas jadi trenseter yang apapun tingkah polah yang saya perbuat bakal diplagiat dipanuti sama anak-anak. Maka dari itu saya buat TUMBLR, nih bisa diliat-liat>>> lutpihari.tumblr.com

Ini lho rek tumblr.

Buat yang gatau apa itu tumblr, saya bakalan ngasih sedikit info.

Tumblr adalah salah satu jejaring sosial berbentuk micro-blogging. Mirip-mirip twitter gitu, tapi disisi lain juga mirip-mirip sama blogger. Sekedar saran, buat yang belom punya twitter ato blogger, coba deh bikin tumblr ini. Gabungan dari keduanya kok! Disini kalian bisa ngepost tentang curhatan, poto, kata-kata bijak, link berita, share lagu juga bisa lho. Terus bisa juga ngeshare video. Gak kayak twitter yang terbatas 140 karakter, di tumblr kalian bisa ngepost agak banyak, so gausah kuwatir. 

Tentang desainnya. Si tumblr ini lebih mirip blogger. Jadi kita bisa custom gitu backgroundnya gimana, font nya gimana, terus juga bisa dikasih kode-kode HTML (buat anak RPL ini kacang goreng banget), terus juga bisa ditambah java script juga. Jadi biar keliatan lebih WOW gitu. Menariknya lagi, meski saya tadi bilang kalo tumblr itu jejaring sosial, disini justru tidak begitu terlihat. Nama lengkap, nama alay yang panjangnya separagraf, tanggal lahir, status galau, atau profil picture sexy itu sama sekali gaada.Tumblr lebih mengurangi fungsinya sebagai jejaring sosial kalo menurut saya. Nah, tapi, kelebihan tumblr lebih ditekankan pada seberapa manfaat posting-posting yang anda share, yang anda post di tumblr anda.

Gini gampangnya. Kalo mungkin Friendster itu banyak-banyakan testi atau friendlist, kalo Facebook itu banyak-banyakan friendlist meski yang kenal paling gak sampe 10 orang (panjang-panjangan nama alay sama poto profil yang manyun-manyun juga sih), terus Twitter banyak-banyakan follower sama jumlah twit, di tumblr justru banyak-banyakan posting kita di reblog orang (kalo ditwitter tuh retweet). Nah kebayangkan kan susahnya populer lewat tumblr?

Bayangin deh, kalo misal posting kalian panjang, udah panjang jelek, gak bermutu, rasis, mesoh-mesoh, mana ada yang mau ngereblog? Orang ditwitter aja dapet retweet satu aja senengnya luar biasa. Beda sama facebook, semakin galau status anda, semakin banyak yang ngelike. Masak iya orang bikin status "huft" gitu aja yang ngelike sampek ribuan? PENTING? GUNA? HAH? ENGGAK KAN! Ini kok malah saya yang emosi? u,u

Udahan ah, kalo diterusin bisa sampe darah tinggi ini saya. Gitu aja posting tentang tumblr ini, kalo sempet, baca yes tumblr saya? daaa

Minggu, 30 Oktober 2011

Ketua Kelas Kami


Kelas gue, punya julukan tersendiri. Autis.


Yak, autis. Gue yang nyiptain julukan itu suatu hari dimusim kemarau. Alasannya? Pertama, tingkah polah manusia-manusia penghuni kelas ini sungguhlah autis. Tau kan "tingkah autis" itu kaya gimana? Iya, mereka lompat-lompat, salto, kapoera, dan ada juga yang kayang. Tiaaaaaap hari kaya gitu. Gapercaya? Coba deh ya, kalo ada waktu senggang gitu (kalo lo punya nyali juga sih) kalian masuk ke kelas gue. Letaknya di gedung c1, deket lapangan basket. Sungguh, kegaduhannya sulit untuk dibayangkan dan dideskripsikan, apalagi diskripsikan. (buset, maba aja belaga ngomongin skripsi)


*hening


Kedua, mereka semua gaada yang marah ataupun gaterima waktu gue nyebut kelas kita "Kelas Autis". And well, this is us! this is autis.


*benahin kerah


Emm, konon, autis punya seorang juru kunci. Juru kunci yang sangat tersohor, sampai-sampai tidak ada satu insan pun di fakultas ilmu pendidikan di universitas gue yang gatau sama nih orang. Juru kunci yang sangat eksis. Nah, disini gue mau nyeritain tentang dia. Seorang juru kunci kelas gue... Seorang Ketua Kelas Kami. *keren abiiis


Suatu hari, jauh dari pusat kota. Jauh dari yang namanya indomaret dan alfamaret, apalagi matos-maret (maaf, agak maksa).

Minggu, 23 Oktober 2011

Emot Sialan!

EMOT. Siapa coba orang yang gatau emot?

HAH, APAH? BENERAN? BENERAN LO GATAU EMOT??! *melotot Ya Tuhan, kemana aja coba? Kebanyakan fesbukan sih lo. Kebanyakan ngechat "like status aku yah" lo tuh. Makannya, lain kali kalo punya internet jangan dipake fesbukan mulu. Pake tuh internet sekali-kali buat twitteran kek, ngeblog kek, tokek kek? Beeeeh~


bg music: danger ranger - party on


Yak, buat lo yang gatau apa itu emot, kasian banget sih lo ini nih gue kasih tau.

Emot tuh sebenernya singkatan dari EMOTICON (ada juga yang nyebut smiley). Diciptakan pertama kali oleh Harvey Ball seorang seniman komersil di Worcester, Massachusetts tahun 1963. Eits, bentar. Penjelasan gacuma sampe sini. Ternyata yang gue kira selama ini EMOTICON itu kepanjangan, ternyata masih ada kepanjangannya lagi!


Pengen tau?

Pengen tau?

Yak, kita simak yang mau lewat berikut.

JAMAAAAAAAAAAAH~ YEEEE! ALHAMDU? LILLAH~

*pake peci* *pake syal* *pake baju koko yang warnanya norak *jadi ngondek* *masuk tr#nstv* *berasa jadi ustad nur maulana*
*hening
Emoticon ternyata singkatan dari EMOtion ICON! (emotion= emosi , icon= ikon) Nah, fungsinya itu buat ngasih intonasi, emosi sama ekspresi kedalam tulisan atau pesan yang kita buat. Biasanya sering dipake diakhir percakapan atau kalimat. Secara kan di dunia maya kadang-kadang juga susah banget ngebedain mana yang candaan mana yang serius. Itulah alasan kenapa emot dibuat.

 Buat penggunaannya, nih

Ini kok jadi curhat gitu ya?



Kaya gini nih emot. Tau kan sekarang? :'D

Ngomongin emot, gue dari mulai pertama kali tau yang namanya emot tuh buwenci banget sama emot-emot ini
Demi kepala botak neptunus, gue benci sama emot ini!


EH? Kerasa aneh ga sih? Baru kali ini deh rasa-rasanya gue bikin postingan yang agak bener. Iya kan? Gapapa deh, sekali-sekali aja. Masak iya blog cuma buat curhat, buat nambah informasi kan juga gapapa :'D

Sabtu, 22 Oktober 2011

Orang yang Eksis Cuma Di Fesbuk


 Orang yang gapernah berenti onlen
Orang yang punya fesbuk lebih dari satu
 Orang yang punya friendlist ribu-ribuan ditiap fesbuknya
Orang yang punya sibling hingga ratusan (sampe pegel scrollnya)
Orang yang mempunyai 4000+ komen disalah satu postnya di grup fakultas
Orang yang tiap ngebuat status yang ngelike ratusan
Orang yang sangat eksis di fesbuk sampe mark zukenberg pun kalah eksis
Orang yang suka ngechat "like statusku! makasi"
Orang yang bener-bener pernah ngebully gue di fesbuk dengan sindiran yang cukup menyayatnya



Orang seeksis itu di fesbuk gaberkutik di twitter


Nih buktinya! follower cuma 11. HUWAKAKAKAKAK!

Trus tiba-tiba pada suatu sore yang cukup mendung. Tuh anak ngechat gue kurang lebih kaya gini

xxx: phi
lutpi: halo a*wi
xxx: sing follow twittermu kok akeh?

gue pun ngejawab

lutpi: sing follow twittermu kok titik?

*end chat

Dua menit kemudian gue gabisa berenti ketawa


Katanya kalo gaada gambar berarti dusta, Nih gue kasih gambar
 

Kamis, 20 Oktober 2011

Filsafat Ilmu, Curhatan, dan Twitter

Kemaren, waktu di kelas filsafat. Gue duduk sebelahan sama Dea. Awalnya depan belakang gitu, tapi atas permintaan sang dosen, posisi kursinya disuruh mepetin tembok. Singkat cerita, Gue sama Dea akhirnya duduk sebelahan.

*hening

Eh, bentar, bentar. Seinget gue, gue belom pernah cerita tentang Dea kan ya, disini? Oke, gue kenalin sama Dea. Nih twitternya--> @deyadeo . Plis gausah nanya FB nya ya? :'D

Apapun yang anda pikirkan, Si Dea itu bukan yang manusia. Dia yang bertengger itu!


Dea Ayu Delyara. Nama yang aneh keren menurut gue. Seorang mahasiswi asal Jombang. Tinggi tubuh rata- rata. (rata-rata air maksudnya).Berkulit sawo matang banget *piis. Suka minum yang mahal-mahal kalo awal bulan. Tapi kadang, dia juga gemar minum AIR PDAM ditanggal-tanggal tua. Mengenakan helm INK putih. Mengendarai mio, STNK atas nama Pak Hari. Alamat kost-an? Emm, kasi tau gak ya? :3

Oh iya, sedikit tambahan. Jangan bilang siapa-siapa kalo gue yang bocorin. Ini cuma gue yang tau soalnya. Penasaran? Nih:

1. Dia tuh suka marah kalo digebok dari belakang secara tiba-tiba.
2. Kalo dijorokin ketempat sampah dia juga marah-marah.
3. Kalo twitternya dibajak juga dia suka marah-marah.
4. Sepatunya diinjek aja, kadang dia marah.

Kadang gue heran, nih anak kok hobinya marah-marah mulu ya? (ini yang goblok siapa coba?) HUAHAHAHA. Em, satu lagi

5. Gue gatau kenapa, tapi dia gemar banget make emot ini: (-,-) (=,=") kadang juga (-_-). Semoga kebiasaan yang satu ini bisa diubah secepatnya. Amin

:'D

But, overall dia anaknya baik sih. Ga sombong juga. kadang Pinter. Suka ngasih gue konsumsi kalo gue kelaparan ato kehausan, suka nabung, dan ramah. Tipe cewek Jombang mungkin seperti ini semuanya ya? hahaha

*hening

Balik lagi ke kelas filsafat yang panasnya semena-mena, jauh di pedalaman gedung C1. Terdengar suara kipas angin gantung yang sudah mulai menua. Berputar layaknya baling-baling kipas angin. #eaaa

Waktu pun berjalan sangat lambat. Mungkin karena presentasi yang disajikan di depan agak membosankan dan keadaan kelas yang penuh sesak. Gue sibuk belajar sosiologi karena besok ada uts. Sedangkan Dea, manusia yang duduk tepat disebelah kanan gue, mulai menyetabiloi (me-stabilo-i) buku filsafatnya segaris demi segaris. Sampai akhirnya muncul conversation tentang twitter. Dan cerita dimulai disini.

Nah, Si Dea mulai cerita-cerita gitu tentang twitnya @bacotansukasuka yang katanya DIA BANGETTTT. Setelah hampir se-jam sesi curhat, justru ini yang tercipta.
Masak iya gue bacoters???
NB: Percayalah, selalu ada seseorang di suatu tempat, di belahan lain bumi, yang merasakan apa yang kamu rasakan. So, when you feel "down", remember this quote. You are not f*cking alone.

Senin, 15 Agustus 2011

NINDI (nama disamarkan)

Waktu menunjukkan jam 2 lebih 5 menit. Waktu yang bener-bener GAK PAS BANGET buat nulis postingan. Ini semua gara-gara si @tedibagus. Kalo bukan akibat "erangan", "geraman", dan "desahan" dari tuh anak di heello gue dari tadi, gue mungkin gak bakal kepikiran buat nulis nih postingan. Well, i think i should do this. *pasang iket kepala*


bg music : paramore - for a pessimist, i'm pretty optimistic
 

*langsung head-bang*
Mungkin yang belom tau "awal cerita"nya, lo kudu baca postingan gue tempo hari deh, nih>> muncul tiba-tiba. 


Nindi.. adalah nama samaran... #eaaaa


Ulang, ulang!


Nindi... adalah seorang cewek.
Pake kacamata.


Konyol.


Dan...


Dan...

Dan dia lagi JOMBLO! IYA, JOMBLO! Kalo lo ada disebelah gue sekarang, lo pasti udah pingsan gara2 gue waktu ngomong "dia lagi jomblo" tuh TERIAK kenceng banget! huahahaha *kenapa guenya jadi gak sante gini yak?* #eaaa


uhuk


Kita tuh kenal masih sekitar 2 minggu. Tapi herannya, gue ngerasa nyaman banget kalo "ngomong" sama tuh anak. Sms, twitter, heello, ketemu langsung. Singkatnya, apapun media yang kita pake buat "conversation", gue tuh nyaman! Gue juga bingung, kok bisa2nya, baru kenal 2 minggu gini keliatan kayak udah kenal 2 bulan. Gue pun langsung bertanya pada rumput yang bergoyang. 


"kenapa elu goyang2 gitu sih?" "elu tu ya, jadi rumput gaada kerjaan lain selain goyang?" "dan kenapa elu mesti goyang2 pas gue tanyain sesuatu?"

 
Nah, disini gue mulai bimbang.


Gue diem.


Gue nge-dongak keatas.


Gue pun nyoba minum air wudhu jam segini. Eh, kata emak, puasa gue batal.
Ya jelas lah bego


Gue jadi bimbang. *sengaja diulang biar lebih dramatis* Apa ini semua cuma buat sementara? Apa ini yang orang bilang *uhuk* cin*a sesaat? Apa ntar kalo status kita berubah, kita masih bisa kaya gini? bisa “senyaman” ini?


Iya sih, kejauhen kalo ngomongin “ngerubah status”. Secara kita kan baru kenal. Tapi yah.. mau gimana lagi yah? Kalo kata temen gue (@fifairish), “biarin semua tuh ngalir, kayak air.”

Tanpa sadar, Adzan Ashar pun berkumandang... Yok kita sholat!

Minggu, 14 Agustus 2011

Heello

Heello.. Enggak enggak! Gue senyum-senyum najong sambil bilang "Heello" kayak gini bukannya mo nyapa elo! Pede banget si lo?

hening

GUE yakin, pasti lo semua pada belom familiar sama kata Heello. Terus lo mikir "goblok banget sih ni orang? ngetik 'hello' aja kagak becus. gitu mau buat postingan? NAJIS LU!" *nangis* Nah, sekarang gue mau ngebahas Heello. Secara ini Heello masih "anget-anget"nya diomongin.

MULAI

NOH, Tampilan Heello!

Heello (baca: hi-low) adalah sebuah jejaring sosial mirip Twitter. Dibuat oleh pendiri Twitpic baru-baru ini (listen aja si empunya Heello: @noah ). Menurut sumber terpercaya (baca: google) animo masyarakat Twitter sungguh luar biasa dalam menyambut kedatangan jejaring sosial satu ini.

bahasa gaul mode: on

Heello, mirip banget ama Twitter. Kenapa? Ah, pasti tau dong kenapa~ *ditimpukin sendal*. Uhuk, kembali ketopik!

Batas karakter yang bisa lo pake disini sama persis kayak twitter, 140. Terus lo juga bisa upload gambar langsung dari "kotak ping". Kalo di Twitter tuh "tweet box". Cuma yang mungkin bisa buat lo lo pada bingung, adalah penggunaan istilah. Nah, gue mau share sedikit ilmu gue tentang istilah d Heello. NIH!

Tweet = Ping
Follow = Listen
Folbek = Listbek
Follower = Listener
Following = Listening
Replies = Replies
Avatar = Avatar
Mentions = Pings
Re-tweet = Echo
RT = RP
Penggunaan @ sebelum username di Twitter juga berlaku loh, di Heello. satu lagi, sebelum gue boker lupa, di Heello kayaknya gaada favorite. Jadi.. Jadi.. Jadi lo tau sendiri lah, gimana rasanya. *ditimpukin batu-bata*

Over all, mungkin cuma itu yang bisa gue bagi disini. Ah, gak usah terimakasih sampe segitunya kali? Biasa aja~

Oh iya! Kalo lo mau listen Heello gue, nih>> @harinopali

(nb: nge-galau di Heello enak banget loh!)

Selasa, 26 Juli 2011

Taruhan.. (buat pemula, jangan ditiru)

Taruhan.. Atau judi, udah bukan sebuah kata yang tabu lagi buat kita-kita terutama remaja ababil kayak gue. Macam taruhan --seperti lo semua tau-- ada buwanyak banget. Dari mulai taruhan jangkrik, sabung ayam, judi tarung ikan cupang, judi bola, sampe taruhan dapetin cewek. Yang terakhir itu biasanya yang ngelakuin para anak-anak abege yang masih ababil. ababil lagi. Well, ambil saja salah satu contoh: BOLA. Kenapa gue ngambil contoh taruhan bola? Karena menurut gue taruhan model kayak gini tuh yang paling simpel. Mungkin nenek-nenek manjat pohon kalo diajakin taruhan bola pasti bakalan mudeng. Pokoknya taruhan bola is simple, but effective! Plis ya, jangan tanya gue apa maksudnya "nenek2 manjat pohon", apalagi nanyain "tu nenek-nenek ngapain manjat-manjat pohon? Kurang kerjaan banget, jangan-jangan tu nenek lo ya?" Jujur, gue sendiri juga ga tau itu nenek siapa! Ntar kalo ada waktu, gue usahain deh nyari tau siapa sebenernya nenek-nenek manjat pohon itu.


hening


Uhuk, kata Bapak Tebe taruhan tuh selalu menjanjikan sesuatu yang menggiurkan. Maksud gue, sesuatu yang bisa ngebuat diri kita semangat buat ngambil resiko. Sesuatu yang bisa memacu adrenalin kita. Tapi jangan pernah lupa, bahwa terkadang, sesuatu yang nggak kalian duga bisa terjadi dalam taruh-menaruh ini *mulai ngaco*. Misalnya TIM YANG KITA JAGOIN SEGENAP HATI, KALAH! atau bisa jadi, KALAH TELAK! *nangis dibawah pohon salak*
 
bg music : sheila on 7 - berhenti berharap

In the end, GUE habis kalah taruhan sama yang namanya (gue samarin) CAHAYA! Temen satu sekolah gue dulu waktu sma. Postur dia gak tinggi2 amat, tapi juga nggak tinggi2 amat. paham? gue aja bingung. Warna kulit sawo matang, agak sedikit gendut, dan satu lagi yang pasti muncul dibayangan gue waktu nama CAHAYA disebut, mata dia tuh si.. pit! yah, SIPIT! kalo lo liat dia ketawa, matanya tu cuma ngebentuk dua garis melengkung gitu. asli lucu! uhuk, over-all dia cewek yang ehem.. uhuk uhuk, ehem.. nggak jadi deh x'D

Kok malah ngebahas Si Cahaya ya? Let's go back to the main topic: TARUHAN

Jujur, dari sisi materi gue nggak rugi-rugi banget, tapi.. ini bener-bener pertamakalinya gue ngalamin harga diri gue kayak dicabik-cabik, diputer-puter, dijilat-jilat, dan dicelup-celupin kayak OREO gini. Iya sih, meski terkadang gue bertanya-tanya "apa bener gue ini punya harga diri?" "apa emang keberadaan harga diri gue itu cuma hoax? hanya khayalan, dan nggak bener2 ada?" "apa salah kalo selama ini gue selalu jongkok ketika boker di wc duduk?" iya gue tau kalo wc duduk itu buat didudukin, bukannya dijongkokin. Gue tau. Tapi, itu semua masih menjadi sebuah misteri buat gue. *pingsan gara-gara abis ditimpukin*

Singkat cerita Si Cahaya pegang Uruguay dan gue sendiri pegang Paraguay. Dan? Seperti yang lo semua udah tau, URUGUAY MENANG 3 GOL TANPA BALAS! yang sekaligus berarti GUE HARUS NGEJALANIN HUKUMAN SELAMA SEMINGGU PENUH! DAN.. DAN.. *oops, gue tadi belum ngasih tau taruhannya apaan yah? NIH!

PERJANJIAN
Siapapun yang Kalah Harus Melakukan Ini dengan Lapang Dada
1. Mengganti username twitter dengan tambahan "kalah", selama seminggu.
2. Mention muji-muji Si Pemenang tiap hari 3x, selama seminggu.
3. Bayarin nonton Si Pemenang

Asli PARAH BANGET nih hukuman! ganti username sih masih bisa dibilang agak "normal", tapi yang ke-dua itu, bener2 horror! dan gue samasekali nggak mikir sampe sini waktu gue bilang "DEAL! OKE DEAL! LO PASTI BAKALAN KALAH LAGI SAMA GUE!". diakhir cerita, gue nangis dilebatnya hujan. 


ini dia penderitaan buat hari pertama gue!



 *asli miris*